Tunas kapas bertangkai plastik sekarang dilarang di Skotlandia

Tunas kapas bertangkai plastik sekarang dilarang di Skotlandia
Undang-undang baru mulai berlaku di Skotlandia yang melarang penjualan dan pembuatan tunas kapas bertangkai plastik.

Langkah ini mengikuti kekhawatiran tentang jumlah kuncup yang membanjiri pantai setelah diguyur ke toilet.

Sebagian besar pengecer besar beralih ke tunas bertangkai kertas pada bulan-bulan menjelang pelarangan setelah kampanye.

Larangan serupa – juga termasuk pengaduk kopi plastik dan sedotan – mulai berlaku di seluruh Inggris tahun depan.

Kuncup kapas secara konsisten tercantum dalam 10 bentuk sampah pantai teratas oleh Marine Conservation Society.

Di seluruh Inggris, sekitar 1,8 miliar di antaranya dijual setiap tahun.

Pada 2017, perusahaan farmasi Johnson dan Johnson menjadi produsen besar pertama yang beralih dari plastik.

Semua supermarket besar mengikuti dengan beralih ke kertas biodegradable atau berkomitmen untuk melakukannya.

Waitrose diperkirakan telah menghemat 21 ton plastik melalui kebijakan tersebut.

Badan amal lingkungan Skotlandia, Fidra dan sukarelawannya telah berada di garis depan dalam bekerja dengan industri ini untuk mempromosikan alternatif yang dapat terurai secara hayati.

Ia memuji perubahan hukum Skotlandia sebagai “berita besar” bagi satwa liar dan lingkungan.

Manajer proyek amal Heather McFarlane mengatakan: “Sekarang kita melihat larangan ini diberlakukan, yang akan mengambil beberapa pengecer dan produsen terakhir yang belum beralih dari plastik ke kertas.

“Tawaran kapas plastik telah membanjiri pantai selama bertahun-tahun dan mereka masuk ke lingkungan dalam jumlah yang cukup tinggi.

“Mereka sangat merusak satwa liar. Mereka telah ditemukan di populasi burung asli kita dan di usus kura-kura. Kamu bisa bayangkan kerusakan yang bisa terjadi.”

‘Tindakan ambisius’
Direktur WWF Skotlandia, Lang Banks mengatakan: “Cotton buds adalah beberapa bentuk pencemaran laut yang paling menyebar, jadi larangan ini merupakan langkah yang disambut baik dan kami berharap negara lain akan mengikuti.

“Kita tahu plastik mencekik laut kita dan menghancurkan margasatwa kita dengan jutaan burung, ikan, dan mamalia mati setiap tahun karena plastik di lautan kita.

“Plastik juga menemukan jalan mereka ke makanan yang kita makan dan air yang kita minum, jadi menyelamatkan lautan kita akan membutuhkan tindakan ambisius lebih lanjut dari pemerintah, industri dan konsumen.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *